~~~~~~~~~~Fille~~~~~~~~~~~~

~~~~~~~~~~Fille~~~~~~~~~~~~
nuri

Senin, 26 Agustus 2013

PELUKIS TAKDIR Part 2




Aku terbangun karena silauan sinar matahari,aku tak pernah dibangunkan dari tidur dengan jendela terbuka hingga sinar matahari masuk ke kamarku tapi saat itu aku sedang tidak di kamarku, aku pikir semua yang terjadi semalam hanyalah sebuah mimpi, tapi semuanya nyata dia masih ada di depanku dan tersenyum padaku.
Mika:”Aku tau ini hanya mimpi buruk, iya kan??? Jawab aku??”
Dika:”ini bukan mimpi mika, ini kenyataan yang terindah”
Mika:”Apa?, nggak gak mungkin......pergi kamu ...pergiiiii...”
Dika:” MIKA.. mika hey...kita akan menikah, kamu akan jadi milikku kamu akan menjadi istri ku dan kamu akan menjadi ibu dari anak ku”
Mika:”kamu udah gila...??apa yang kamu lakukan sama aku?? Apa yang sudah kamu lakukan sama akuu??” (sambil menangis),  

Tak pernah ku gambarkan sebelumnya  kejadian seperti semalam, tapi mungkinTuhan yang telah menggambarkan apa yang akan terjadi padaku sebelumnya. Setelah kejadian itu aku bagaikan wanita yang tak lagi punya semangat hidup dan bahkan tak ingin lagi hidup, menghiraukan semuanya dan berdiam diri dikamar, semua cemas dengan keadaan ku, bertanya tanya ada apa denganku sebenarnya, aku menghiraukan tangisan ibuku.aku menghiraukan teriakan ayahku, karena saat itu kamarku aku kunci. Wanita kotor wanita kotor wanita kotor... hanya 2 kata itu yang selalu keluar dari mulutku. 

Tak lama kemudian Kudengar suara ketuk pintu dan ucapan  salam, suara itu sama persis dengan suara Dika cowok yang sudah merenggut kehormatanku, saat itu badan ku terasa gemetaran, aku benar benar takut, mau apa sebenarnya dia datang kerumahku dan darimana dia tau rumahku. Aku mendengarkan semua pembicaraan nya dari dalam kamar,  dia meminta maaf pada keluargaku dan tanpa rasa takut dengan ucapan yang lantang dia menceritakan semua yang telah dia lakukan padaku.. dalam hati ku bertanya“berhadapan dengan siapa sebenarnya aku ini ya alloh?  Orang berengsek yang bertanggung jawab kah?” 

Dika  : ”maaf ibu pak, perkenalkan saya Dika dan ini kedua orang tua saya.”ucap Dika sambil menjabat tangan.
Ibu  :”dika?? Apa saya pernah kenal sebelumnya? Ada kepentingan apa yaa..anda dan orang tua anda   datang   kemari” tanya ibu heran

Dika  : ”Ibu memang tidak mengenal saya, maksud saya kemari, saya ingin bertanggung jawab atas apa yang saya lakukan pada anak ibu, MIKA”

Ibu  : ”APA..MIKA?? apa yang kamu lakukan pada anak saya, kamu tau kenapa anak saya mengurung diri di kamar tanpa mengeluarkan sepatah katapun” apa sebenar nya yang terjadi??’ jawab ??(ibu marah)

Dika  : ”Aku memang bodoh dan salah, maaf Bu Pak saya dari dulu suka sama anak ibu dan saya sering memperhatikannya di warnet, dan kenapa Mika mengurung diri dikamarnya, karena saya,,,karena saya...karena saya telah  memeperkosanya”

Ayah : ”berengsek kamu...berengsek kamu...”(sambil menampar dika)

Bapak dika :”pak, pak tahan emosi bapak, tolong saya sekeluarga datang kesini mau bertanggung jawab dan sekaligus melamar anak Bapak Mika, kami ingin menutupi aib ini, dan bapak pun pasti berpikir demikian”

Ibu  : ” anak saya tidak pernah mengenal anak Bapak dan sekarang kalian datang menceritakan semuanya dan bermaksud melamar anak saya??, kalian pikir saya mau menerima lamaran kalian?? TIDAK ,TIDAKK, saya akan laporkan dia kepolisi krena ini kasus pemerkosaan.

Dika  : ”maafkan saya Bu Pak maafkan saya aya benar benar salah, tapi tolong jangan membawa kasus ini kepolisi, kita bisa menyelesaikan nya secara kekeluargaan, saya akan menikahi Mika kalau perlu sekarang juga saya akan menikahinya , saya akan membahagiakannya karena saya melakukan semua ini karena saya cinta sama Mika’, saya mohon Bu, Pak saya mohon...”

Ayah  : ”Bu tenang Bu!!mereka ada benarnya juga, Dika benar ini demi terjaganya kehormatan keluarga kita juga”

Ibu  : ”Ayah, Ayah harus mengerti perasaan Mika juga,,,!!! Dia pasti merasa hina, dia pasti membenci Dika, apa dia mau menikahi orang yang sudah merenggut kesucian nya dan bahkan tidak dia cintai?? Apa Mika siap??” pasti tidak Yah..''

MIKA  : ”mereka mungkin benar Bu, Mika lebih baik memilih kehormatan keluarga ini daripada kebahagiaan Mika sendiri, biar Mika yang merasakan semuanya..tidak ayah tidak juga Ibu.”(sambil menagis)
DIKA : ”MIKA...??”

......................

PELUKIS TAKDIR part 1




Ini bukan pengalaman ataupun harapan yang sengaja aku gambar...tapi ini lukisan takdir yang diberikan Tuhan untukku, takdir yang  harus dijalani demi kebahagiaan yang tak berarti.
YANG TERBAIK, YANG TERINDAH, YANG TERSULIT, ITULAH YANG KURASAKAN  AND THIS IS THE LIFE

Aku...MIKAYLA  gadis berumur 19 tahun, orang memanggilku Mika, aku mempuyai kebiasaan menggambar setiap apa yang akan aku lakukan di esok hari, dan itu kebiasaanku smenjak masuk  SMK , ya itung itung mengembangkan bakat!!’

Sinar pagi yang menyejukan, kicauan suara burung yang indah, teriakan tukang koran yang nyaring mengawali  aktivitas ku, suara kendaraan yang selalu membuatku pusing tak meruntuhkan semangat ku untuk bekerja. Ya, bekerja sebagai tukang setting di  sebuah percetakan memang pekerjaan yang menyenangkan  bagi ku. Setiap hari dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore aku harus bekerja di sebuah percetakan, dan setiap lepas magrib aku bekerja tambahan sebagai penjaga warnet. Berat memang beban yang ku jalani tapi itu semua demi keluargaku tercinta.

Namun ada satu hal yang membuatku merasa risih setiap aku menjaga warnet adalah seseorang yang selalu menatapku, orang itu hampir tiap malam ON. Begitu banyak alasan agar aku menghampiri ke roomnya, alasan mouse nya rusak alasan komputer nya eror, dan masih banyak alasan yang lain nya. Orang yang selalu membuatku risih itu namanya Dika..aku tau namanya dari uwa aku dan ternyata rumahnya gak jauh dari warnet.Malam berikutnya..aku masih menjaga warnet berjalan sendirian karena jarak yang lumayan jauh dari rumah ku ke warnet. Dia datang lagi, selalu ON dan tetap setia menempati room nomer 5 tepat kelihatan dari samping tempat aku duduk. Menatapku lagi dan lagi, aku benar benar risih malam itu. Selama 3 Minggu aku bekerja di warnet dan selama itu juga dia tidak pernah absen ON. Malam itu tepat malam jumat aku jaga warnet, dia menghampiriku dan berkata “aku mau print data namanya Data DIKA, tolong print ya,”aku hanya menganggukan kepala, setelah selesai print data dia memberikan uang sambil tersenyum manis padaku, aku hanya menundukan kepala dan berpikir dia orang yang aneh.  Waktu menunjukan pukul 11 malam, aku menutup warnet  dan pulang sendirian ditengah malam yang sunyi dan sepi. Aku tak pernah takut pulang sendiri tapi lain dimalam itu, Suara langkah dan bayangan orang yang mengikutiku dibelakang  yang membuatku merasa takut, aku percepat langkah kakiku tapi bayangan itu tetap mengikutiku, Saat itu aku terjatuh dan tak ingat apapun. Saat aku tersadar dan membuka mata aku melihat semuanya gelap aku berbaring dilantai yang penuh debu, badanku terasa dingin dan ringan. Seseorang hadir di hadapanku dengan membawa lilin, dia mengahampiriku yang tengah berbaring ketakutan. Ya..orang itu yang selalu ON di warnet, aku kaget dan ketakutan , dia menerangi ku dan tanpa aku sadari aku berbaring tanpa mengenakan apapun, orang itu tersenyum padaku, dia membuang lilin itu hingga semuanya kembali gelap. Tubuh ku terasa sakit, dia memelukku dengan erat dia memaksaku untuk mengikuti nafsunya hingga berkali kali. Aku lemah saat itu aku tidak bisa teriak karena mulutku di bungkam, aku tak bisa lari karena dia memelukku dengan begitu eratnya dan aku kembali tak sadarkan diri.

...............


Senin, 17 Mei 2010

Hi gorgeous

How are you? I hope that I well and that you miss me as such as I missing you. Every night I think of you and all the memories that we once shared, I will never regret the time we spent to gether. I will cherish those forever. The way you never stopped caring all those confusing days, because of you I was lifred from my sorrows. I have leamed to mile again.
I love you deply an it hust me to here to let you go, Imiss you and I will always hold you close to my hert good bye gorgeous!


Senin, 10 Mei 2010

Welcome to Remaja

Hidup yang sempurna adalah harapan setapak demi setapak hari demi hari waktu yang berputar mengiringi hidup ini, semuanya tak terasa tapi sangat berarti.Tak terasa akupun sudah dewasa, dan beberapa bulan lagi aku mulai duduk di bangku SMA. Dimana masa masa yang indah akan terasa disana. Aku merasa baru kemarin aku lulus dari Sekolah Dasar. Semua begitu cepat berjalan, masa kanak kanak ku sudah habis, dan kini aku beranjak dewasa. Tak sabar hati untuk segera belajar di sekolah baru, banyak teman teman baru...., tugas tugas baru..., dan juga kesibukan lainnya.
Sujud syukur aku panjatkan kepada Allah SWT, yang telah memberi kesempurnaan hidup, yang telah memberi waktu hidupku untuk merasakan indahnya dunia remaja.

by_Nury